Kembali ke Berita
Program Sosial Masyarakat: Edukasi Siswa 6 Agu 2026

Mahasiswa KKN-T IDBU 21 UNDIP Edukasi Implementasi Sensor LDR untuk Otomatisasi Lampu Jalan kepada Siswa SMKN 1 Bansari

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 21 Universitas Diponegoro (UNDIP), Nuudiya Dina Pramono dari Program Studi Teknik Elektro, melaksanakan program kerja sosial masyarakat pada hari Selasa 28 Juli 2026 berupa edukasi mengenai implementasi sensor Light Dependent Resistor (LDR) untuk sistem otomatisasi lampu jalan kepada siswa-siswi Jurusan Teknik Elektronika SMKN 1 Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung. Kegiatan yang didampingi oleh guru Jurusan Teknik Elektronika tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penerapan komponen elektronika dalam sistem otomasi yang hemat energi sekaligus menumbuhkan minat mereka terhadap pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Nuudiya Dina Pramono menyampaikan materi secara interaktif melalui pemaparan konsep, demonstrasi modul, serta diskusi bersama peserta. Edukasi difokuskan pada prinsip kerja sensor LDR sebagai komponen elektronika yang mampu mendeteksi perubahan intensitas cahaya sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan lampu jalan secara otomatis. Melalui sistem ini, lampu akan menyala ketika kondisi lingkungan mulai gelap dan padam secara otomatis saat kondisi kembali terang tanpa memerlukan pengoperasian secara manual. Selain menjelaskan prinsip kerja sensor LDR, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai komponen elektronika penyusun rangkaian, seperti relay, resistor, LED, sumber tegangan, dan komponen pendukung lainnya. Setiap komponen dijelaskan fungsi serta perannya dalam membentuk sistem otomatisasi lampu jalan sehingga siswa dapat memahami hubungan antara teori elektronika yang dipelajari di sekolah dengan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk pembelajaran aplikatif, mahasiswa turut mendemonstrasikan miniatur lampu jalan otomatis yang telah dirancang sebelumnya. Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana sensor LDR mendeteksi perubahan cahaya di lingkungan sekitar, kemudian mengaktifkan relay untuk menyalakan atau memadamkan lampu secara otomatis. Melalui simulasi tersebut, siswa memperoleh gambaran secara langsung mengenai penerapan sistem kendali sederhana yang banyak digunakan pada fasilitas penerangan modern. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai karakteristik sensor LDR, cara kerja relay, proses perancangan rangkaian elektronika, hingga peluang pengembangan sistem menggunakan mikrokontroler. Diskusi berlangsung aktif karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dikaitkan dengan penerapan nyata yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, Nuudiya Dina Pramono juga menjelaskan bahwa sistem lampu jalan otomatis berbasis sensor LDR merupakan salah satu contoh penerapan teknologi sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik. Dengan memanfaatkan sensor cahaya, lampu hanya akan bekerja ketika dibutuhkan sehingga dapat mengurangi pemborosan energi akibat lampu yang tetap menyala pada siang hari. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk mengembangkan inovasi lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Program kerja sosial masyarakat ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi teknologi dan keterampilan peserta didik, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui edukasi mengenai efisiensi penggunaan energi listrik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan inovasi teknologi berbasis sensor elektronika, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penerapan sistem penerangan yang lebih cerdas, hemat energi, dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T IDBU 21 Universitas Diponegoro berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan SMKN 1 Bansari dapat terus terjalin dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan teknologi elektronika. Edukasi implementasi sensor LDR untuk otomatisasi lampu jalan diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, kreatif, dan mampu menghasilkan solusi teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.